PALOPO, SETARAKATA.com – Peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) ke-758 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-80 yang akan dipusatkan di Istana Datu Luwu mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Palopo, Hj Naili Trisal.
Dukungan tersebut disampaikan saat Wali Kota Palopo menerima audiensi Maddika Ponrang Andi Saddawero Kira, selaku Ketua Panitia Pelaksana Peringatan HJL dan HPRL Tahun 2026, pada Rabu (7/1).
Dalam pertemuan tersebut, Hj Naili Trisal menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Palopo untuk menyambut puluhan ribu peserta dan penggembira yang akan datang dari berbagai wilayah di Tana Luwu dan luar daerah.
“Insya Allah Palopo akan menyiapkan diri untuk menyambut seluruh rangkaian kegiatan dari Kedatuan Luwu ini. Ini merupakan amanah dari Datu Luwu kepada kami untuk turut berpartisipasi menyukseskan perayaan tahunan ini,” ujar Wali Kota Palopo.
Menurut Hj Naili Trisal, peringatan HJL dan HPRL bukan hanya agenda seremonial, tetapi juga bagian penting dari upaya pelestarian budaya Luwu serta momentum untuk menghayati nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa.
“Ini adalah bentuk komitmen Pemerintah Kota Palopo dalam pemajuan kebudayaan. Ke depan, Insya Allah kami akan memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan Istana Datu Luwu,” tambahnya.
Sementara itu, Maddika Ponrang Andi Saddawero Kira menjelaskan bahwa audiensi tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Datu Luwu dan Wali Kota Palopo sebelumnya.
“Alhamdulillah, Ibu Wali Kota sangat responsif dan menunjukkan komitmen penuh untuk menyukseskan perayaan HJL dan HPRL tahun ini,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa persiapan panitia saat ini telah mencapai 70 hingga 80 persen.
Seluruh rangkaian acara dijadwalkan berlangsung selama hampir sepekan, mulai 19 hingga 25 Januari dan optimistis akan berjalan sesuai rencana.
“Kegiatan ini melibatkan banyak komunitas serta partisipasi masyarakat se-Tana Luwu. Berdasarkan data yang masuk ke panitia, sekitar 7.000 peserta dan penggembira dari Kabupaten Luwu akan hadir di Palopo, sementara dari Luwu Utara diperkirakan sekitar 500 orang,” jelas Andi Saddawero.
Selain itu, perayaan HJL ke-758 dan HPRL ke-80 juga akan dihadiri oleh raja dan sultan dari berbagai wilayah di Nusantara.
Hingga saat ini, tercatat 55 raja dan sultan telah mengonfirmasi kehadiran mereka di Kota Palopo.
Dengan jumlah peserta yang besar, Andi Saddawero menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor bersama Pemerintah Kota Palopo.
“Sesuai arahan Ibu Wali Kota, seluruh pihak harus bekerja sama agar seluruh rangkaian kegiatan selama hampir sepekan ini dapat berjalan aman, lancar, dan sukses,” pungkasnya. (*)






